Tuesday, October 21, 2014

Untitled #22


Berlabuh lembut titisan air
Dari langit yang kelam, suram
Diselangi guruh yang menduga sukma

Dan saat itu aku rebah
Mehamparkan sekujur tubuh lebih dekat ke tanah
Menghela nafas, mengunjur jemari
Laksana buku lama yang ingin
Ku singkap kembali

Jujur,
Sudah terlalu lama
Tidak berbicara

Hilang kata
Hilang jiwa
Hilang cinta

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...